K3LH Dalam TIK
Pendahuluan
Dalam penerapan
teknologi informasi dan komunikasi harus diperhatikan kesehatan dan keselamatan
kerja,sehingga peran teknologi dalam kehidupan manusia menjadi sumber pemecahan
masalah bukan sumber masalah.Keberadaan komputer sangat mendukung penyelesaian
pekerjaan yang membutuhkan waktu cepat dan hasil yang baik.
Aplikasi komputer yang multiguna,seperti pengolahan kata,angka,gambar,media presentasi, perhitungan statistik, multimedia, dan sebagainya.Mengharuskan pemakai komputer mengetahui syarat-syarat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam menggunakan komputer.
Aplikasi komputer yang multiguna,seperti pengolahan kata,angka,gambar,media presentasi, perhitungan statistik, multimedia, dan sebagainya.Mengharuskan pemakai komputer mengetahui syarat-syarat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam menggunakan komputer.
Pengertian K3 Dalam TIK
Kesehatan
berhubungan dengan pengguna komputer, sedangkan keselamatan kerja berhubungan
dengan pengguna dan perangkat komputer yang digunakan. Jika syarat-syarat
Kesehatan dan Keselamatan Kerja dipenuhi maka kesehatan akan lebih terjamin,
perangkat komputer akan lebih awet/tahan lama dan hasil yang dicapai akan lebih
baik.
Dasar
Hukum K3
Undang-Undang No. 1 Tahun
1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja:
Yang diatur oleh Undang-Undang ini adalah
keselamatan kerja dalam segala tempat kerja baik di darat,
di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air
maupun di udara, yang berada di dalam wilayah
kekuasaan hukum Republik Indonesia.
Undang-undang tentang Hak Cipta
Undang-undang tentang
hak cipta diatur dalam:UNDANG UNDANG REPUBLIK
INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002
TENTANG HAK CIPTA :
TENTANG HAK CIPTA :
Ketentuan Umum, Lingkup
Hak Cipta, Masa Berlaku Hak Cipta, Pendaftaran Ciptaan, Lisensi, Dewan Hak
Cipta, Hak Terkait, Pengelolaan Hak Cipta, Biaya, Penyelesaian Sengketa,
Penetapan Sementara Pengadilan, Penyidikan,Ketentuan Pidana, Ketentuan
Peralihan dan Ketentuan Penutup.
Beberapa
hal yang tekait dengan saat kita menggunakan PC adalah sebagai berikut :
• Mengatur
posisi duduk
• Mengatur
jarak pandang mata
• Mengatur
dan memilih meja komputer
• Mengatur
dan memilih kursi
• Memberi
system grounding
• Memilih
power supply yang baik
Mengatur Posisi Duduk
Mengatur Jarak Pandang Mata
• Usahakan
letak monitor sejajar dengan pandangan mata.
• Jangan
terus-terusan melihat monitor, alihkan pandangan ke arah teks/naskah dan papan
keyboard.
• Atur
jarak pandang antara mata dan monitor 46-47 cm.
• Atur
ketajaman (contrast) dan brightness (terang) monitor.
• Atur
jarak badan dengan monitor sekitar satu lengan.
• Atur Posisi monitor dan keyboard lurus dengan
pandangan.
• Hindari
pencahayaan yang menyilaukan mata atau pencahayaan yang kurang terang.
Mengatur Dan Memilih Meja Komputer
• Meja
dilengkapi dengan alat sandaran kaki (foot rest)
• Bagian
bawah meja memberikan ruang gerak bebas bagi kaki.
• Tinggi
meja komputer sekitar 55-75 cm (disesuaikan dengan ukuran kursinya dan juga
dengan tinggi operatornya).
• Tempat
keyboard dan mouse pada meja mudah dijangkau.
• Meja
komputer stabil/tidak mudah bergoyang.
Mengatur Dan Memilih Kursi
• Kursi
fleksibel yang dapat mengikuti lekuk punggung dan sandarannya serta tingginya
dapat diatur.
• Tinggi
kursi disesuaikan dengan kaki agar tidak menggantung pada saat duduk.
• Kursi
sebaiknya diberi roda sehingga mudah digerakkan.
Memberi System Grounding
• Ada
kalanya kita merasakan setrum listrik pada body chasing atau monitor yang
digunakan, hal ini dikarenakan masih ada sisa tegangan yang ada pada chasing
dan body monitor. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya digunakan system grounding,
yaitu menyalurkan sisa tegangan listrik ke tanah.
• Caranya
: Buat aliran kabel dari body chasing/monitor ke tanah.
Memilih Power Supply Yang Baik
Penyebab
utama keawetan perangkat TIK adalah supply listrik yang stabil. Untuk itu
dibutuhkan Power Supply yang baik.Walaupun harganya lebih mahal, penggunaan
Power Supply atau Catu Daya yang stabil sangat dianjurkan karena akan berdampak
bagi keawetan perangkat dan sistem komputer.
Menggunakan Stablizer & UPS
Fungsi
stabilizer adalah menstabilkan tegangan listrik dari PLN. Ada kalanya listrik
yang ada di perumahan kita mengalami kenaikan atau penurunan tegangan, hal ini
dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat TIK. Untuk mengatasi hal ini
digunakan stabilizer.
Selain
itu adanya pemutusan arus listrik yang mendadak dari PLN atau tanpa kesengajaan
Power Off tertekan, memungkinkan data yang telah kita susun menjadi hilang
karena belum sempat menyimpannya. Untuk itu diperlukan UPS (Uninterruptable
Power Supply). Dengan UPS, arus listrik masih dapat mengalir ke komputer
kita untuk beberapa saat sehingga kesempatan untuk menyelamatkan data masih
ada. Selain itu kerusakan perangkat TIK dapat diminamalisir.
Cara merawat
komponen dengan benar
• Memegang RAM dengan benar
• Merawat hardisk
• Memegang processor
• Menjaga suhu pada cpu
Memegang kartu ekspansi dan RAM dengan benar
• Peganglah sisi RAM, jangan memegang pada pin-nya
• Jika pin RAM kotor, bisa dibersihkan dengan
penghapus karet
• Usahakan tangan kering saat memegang RAM
dan komponen-komponen lainnya
Merawat
Harddisk
• Harddisk
merupakan media penyimpanan yang bersifat magnetis, jadi hindarkan dari
kondisi-kondisi berikut :
• Terbakar
• Terjatuh/dibanting
• Penurunan arus
secara drastis/mendadak/mati lampu
Memegang
Processor
• Jika processornya
LGA, jangan sampai mengotori lubang-lubang yang ada pada processor
• Jika processornya
PGA, jangan sampai pin pada processornya bengkok
• Tangan harus
kering saat memegang Procesor
Menjaga suhu pada CPU
• Belilah kipas
casing eksternal, pemasangannya disesuaikan dengan bentuk casing dan sirkulasi
udaranya
• Gunakanlah
Harddisk dan DVD/CD ROM yang menggunakan port SATA. Karena port ATA/PATA bisa
mengganggu sirkulasi udara di dalam Casing, sehingga Komputer cepat panas

Komentar
Posting Komentar